SPBU Pertamina
LITERASI-ONLINE.COM - Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Indonesia diprediksi naik mulai 1 April 2026. Pasalnya, harga BBM di negara lain sudah beranjak naik karena lonjakan harga minyak dunia sebagai imbas serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran.Mengutip Wartakota.com, Selasa (31/3/2026), Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Wisnu Wibowo, menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi merupakan konsekuensi logis dari mekanisme pasar internasional.“Kenaikan harga BBM nonsubsidi sebagai konsekuensi logis, karena skema penetapannya mengikuti harga pasar internasional,” katanya.Ia memperkirakan kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan lebih dari 10 persen. “Perkiraan kenaikan berada di kisaran 5 hingga 10 persen,” tambahnya.Kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni:- Lonjakan harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah - Acuan harga Mean of Platts Singapore (MOPS) - Kurs rupiah terhadap dolar AS yang fluktuatif Situasi ini membuat harga BBM di tingkat konsumen akan ikut menyesuaikan.
Baca juga