PM Israel Benjamin Netanyahu (tengah) melihat dari dekat kehancuran sejumlah bangunan di Kota Arad pada Minggu (22/3/2026) karena serangan balasan rudal Iran.(foto: Getty Images)

"Iran memiliki kapasitas untuk menjangkau jauh ke dalam Eropa," kata Netanyahu seperti diberitakan The Jerusalem Post.

Netanyahu menilai, serangan gencar Iran dalam dua hari terakhir ke Israel menjadi bukti nyata bahwa Iran bukan hanya ancaman regional, tetapi juga global. 

Serangan rudal Iran pada Sabtu melukai 90 orang serta menyebabkan kerusakan parah di Kota Arad. 

Tapi, ajakan Netanyahu bersama menghadapi Iran, tampaknya tidak mendapat respons negara lain.

 Bangunan hancur di Kota Arad karena serangan Iran (foto: WANA)

Bahkan di awal serangan Israel dan Amerika Serikat ke Kota Teheran, negara-negara Eropa yang selama ini jadi sekutu, sudah tegas menolak ikut terlibat. 

Pemerintah Spanyol misalnya, justru menyebut serangan Israel-AS ke Iran sebagai tindakan ilegal dan melanggar tatanan hukum internasional. 

Sikap serupa ditunjukkan pemerintah Inggris dan Jerman. (*)


Baca juga