Sidang Isbat

Menurutnya, sidang isbat merupakan forum resmi pemerintah yang melibatkan berbagai unsur. 

Yakni dari pemerintah, ulama, pakar astronomi, hingga organisasi kemasyarakatan Islam. 

Sidang isbat bertujuan menghasilkan keputusan yang komprehensif dan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia. 

Juga menjadi forum untuk mempertemukan data hisab dan laporan rukyat dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. 

Berdasarkan data hisab Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 08.23 WIB. 

Ketika rukyatul hilal dilakukan pada hari yang sama, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik. 

Sudut elongasi berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. 

Titik Pemantauan Hilal

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, untuk melaksanakan rukyatul hilal di 177 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. "Sidang isbat diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah, sebelum akhirnya diumumkan kepada masyarakat," jelasnya. (*)



Baca juga