Tentara AS mengoperasi pencegat rudal.

Salah satu buktinya, serangan Iran dan Hizbullah menyebabkan kerusakan bangunan yang parah di Galilea dan beberapa lokasi lainnya di utara Israel pada Jumat (13/3/2026).  

Tercatat 59 orang terluka dan sejumlah bangunan rusak di wilayah Galilea. 

Media berbahasa Ibrani, Haaretz seperti dikutip MEMO, melaporkan bahwa 59 orang terluka setelah serangan rudal di Kota Zarzir di wilayah Galilea. 

Menurut laporan Haaretz, serangan itu merupakan bagian dari gelombang ketiga pemboman Iran yang menargetkan Israel utara dalam waktu satu jam pada Jumat dini hari. 

Dalam insiden terpisah, Channel 12 Israel melaporkan bahwa sebuah bangunan di daerah Kiryat Tivon di Kota Haifa rusak setelah terkena roket.

Sebelumnya, militer Israel mengatakan sirene serangan udara berbunyi di Israel tengah dan utara saat terjadi rentetan serangan rudal Iran. (*)


Baca juga