Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius

LITERASI-ONLINE.COM - Pemerintah Jerman mengikuti jejak Spanyol dan Inggris menolak provokasi Amerika Serikat (AS) untuk ikut terlibat perang lawan Iran.

Jerman sudah menyatakan sikap tidak akan ikut-ikutan dalam perang melawan Republik Islam Iran yang diinisiasi Israel dan Amerika Serikat. 

Meskipun menjadi salah satu anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bersama AS, Jerman tidak mau ambil bagian dalam peperangan yang hingga kini turut "membakar" kawasan Timur Tengah (Timteng).

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menegaskan, Jerman hanya menghendaki berada dalam posisi yang meredekan situasi. 

“Jerman tidak akan bergabung dalam perang melawan Iran (yang dimulai oleh Israel-AS),” kata Boris Pistorius seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (4/3/2026). 

Sebaliknya, Jerman akan berupaya untuk membantu meredakan ketegangan.

Baca: Wartawan AS Ungkap Arab Saudi dan Qatar Tangkap Agen Mossad Israel, Rencanakan Pengeboman untuk Adu Domba

Dari tiga negara anggota NATO yang menolak provokasi Israel-AS untuk ikut menyerang Iran, sikap Spanyol paling keras.

Pemerintah Spanyol menolak keras pangkalan udaranya digunakan pesawat militer AS untuk menyerang Iran. 

Pernyataan keras pemerintah Spanyol itu  berujung pada ancaman sanksi AS. Presiden AS Donald Trump menyampaikan amarahnya kepada Spanyol.

Donald Trump mengancam pemutusan hubungan dagang dengan Spanyol. (*)


Baca juga