Ketua BPN KKTP, H. Hasanuddin Tisi Dg Lewa memberikan sambutan.

LITERASI-ONLINE.COM, JAKARTA - Memperingati Isra’ Mi’raj sekaligus Tarhib Ramadhan, Badan Pengurus Nasional Kerukunan Keluarga Takalar Panrannuangku (BPN KKTP) menyelenggarakan Silaturrahmi Akbar dan Arisan Keluarga di Rumah Makan Coto Daeng Rahman, Ampera pada Ahad (1/2/2026). 

Acara bertajuk “Takalar Cepat Bertindak, Berpikir dan Cepat Berhasil, Takalar Yes” ini menghadirkan Ustadz Dr. H. Muhammad Ridwan Yahya, Lc., M.A. Daeng Pata’. 

Ia menjelaskan esensi Isra’ Mi’raj, sekaligus memaparkan hikmah strategis inti acara sore ini adalah Silaturrahmi.

“Substansi acara Isra Mi’raj dan Tahrib Ramadhan adalah Silaturrahmi, sekaligus mengutip Hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi -Barang siapa yg mau dilapangkan rezekinya dalam seluruh dimensi makna rezeki dan mau dipanjangkan umurnya, maka perbanyaklah Silaturrahmi,” jelas Ustads Tetta Pata’ yang Ketua Komisi Dakwah MUI DKI Jakarta.

Dalam penyampainnya, Ust. Tetta Pata’ menekankan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj, esensinya adalah Perintah Mendirikan Sholat.

Landasan spiritual utama diantara ibadah lainnya, karena Nabi Muhammad SAW langsung bertemu dengan Allah Ajjawajallah yang menerima langsung perintah Shalat 5 waktu. 

Keteguhan iman dalam fase ini diibaratkan seperti kesucian yang tercermin melalui disiplin shalat sebagai sarana akselerasi amal. Ia menjelaskan bahwa korelasi ini bersifat mutlak.

Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin Dg Lurang, S.Sos (batik, ujung kiri) bersama tokoh Diaspora Takalar 

“Isra’ itu menyempurnakan Mi’raj, dan Mi’raj harus berjalan bersama Isra’. Isra’ Mi’raj seperti satu paradigma dimana saling melengkapi, agar setiap ibadah yang dikerjakan terasa lebih sempurna,” jelas Ust. Tetta Pata’

Ketua Panitia Isra Mi’raj dan Tahrib Ramadhan BPN KKTP, Dr. drh. Tri Isyani, M.Si. Daeng Singara dalam laporannya mengatakan bahwa Isra Mi’raj dan Tarhib Ramadhan ini dirangkaian dengan acara arisan yang rutin dilaksanakan setiap dua bulan, yang merupakan forum silaturrahmi warga perantau asal Takalar.

 “Insha Allah pada pertengahan bulan Ramadhan kita akan mengadakan Buka Puasa bersama serta memperingati Nuzulul Qur’an, dan setelan bulan syawal kita akan  mengadakan kegiatan HalalbiHalal sekaligus family gathering,” ungkap Dg. Singara, Dosen IPB.

Masih di tempat yang sama Ketua Umum BPN KKTP, H. Hasanuddin Tisi Daeng Lewa mengharapkan KKTP dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar dalam membangun Takalar.

“Diaspora  Takalar yang ada di perantauan seluruh Nusantara bahkan luar negeri, bisa berperan dalam membantu pembangunan daerah asalnya karena diaspora umumnya memiliki modal sosial, ekonomi, keilmuan, dan jejaring global yang bisa ditransfer kembali ke daerah,” kata Tetta Lewa.


Baca juga