Kancah InternasionalPembalap kelahiran Luwu Utara, 22 Februari 1998 ini memiliki pengalaman di kancah nasional maupun internasional.Ahwin pernah bertarung di ajang bergengsi ARRC sejak 2017, bahkan jadi runner-up AP250 edisi 2019. Musim ini, Awhin bergabung di LFN HP969 Racing untuk berlomba di ARRC kelas UB150.Menurut kantor berita Antara, Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP M. Kuswicaksono, membenarkan adanya insiden yang menewaskan Awhin. Pihaknya sedang mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa video dan melakukan pemeriksaan teknis kendaraan dan lintasan. Jenazah Awhin diterbangkan ke kampung halamannya di Sulsel pada Senin (15/12/2025) pukul 06.00 WIB.Wakil Bupati Luwu Utara (Lutra), Jumail Mappile, juga mengunggah di facebook kabar meninggalnya Awhin Sanjaya"Innalillahi waiina ilaihi rajiun. Selamat jalan ananda Awhin Sanjaya, semoga Allah SWT mengampuni segala khilafmu, menerima amal ibadahmu, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisinya. Aamin," tulis Jumail Mappile di laman facebook-nya.Awhin Sanjaya lahir di Masamba, Luwu Utara, 22 Februari 1998.Di luar arena balapan, Awhin dikenal sebagai sosok yang kalem, pendiam, dan murah senyum.Dalam kariernya di dunia balap, ia telah mengukir banyak prestasi di kancah nasional maupun internasional.Antara lain meraih double podium Kejurnas Sport 250cc Indospeed Race Series (IRS) 2018 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat, 25-26 Agustus 2018.(*)