Siti Athirah Ramadhani, atlet dayung PODSI Makassar

Ia harus membagi fokus antara latihan dan tugas sekolah. 

Namun dukungan penuh dari Kepala Sekolah dan guru-guru SMP Telkom membuatnya tetap semangat mengikuti rangkaian persiapan

Di sisi lain, kebanggaan mendalam juga dirasakan ibunya, Silaturahmi, Dosen Universitas Negeri Makassar, yang juga adalah pengurus PODSI Sulsel dan Makassar mengaku sempat tak menyangka putrinya bisa berprestasi secepat ini.

“Baru dua bulan latihan, tapi sudah bisa membawa pulang medali. Kami tentu sangat bangga padanya,” ujarnya.

Bersama sang ayah, Anshar Amal, SH, M.Kn yang seorang notaris, mereka juga memberikan dukungan penuh karena melihat Athirah memang menyukai aktivitas di air dan olahraga sepeda gunung. 

Selain itu, Athirah juga aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah—mulai dari olahraga hingga kegiatan keagamaan—dan dikenal sangat mahir membaca Alquran.

Yang membuat orang tuanya semakin bangga, sepulang latihan Athirah tidak pernah melupakan tugas sekolah. Disiplin belajar tetap ia pegang teguh meski jadwal latihan padat.

Usai kejuaraan, Athirah bersiap kembali aktif mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Ia bertekad akan  menyeimbangkan kegiatam akademik dengan olahraga, serta berharap bisa terus berkembang sebagai atlet muda dayung dan bisa membanggakan Sulsel dan Indonesia. (*)


Baca juga