Sekolah kedinasan
LITERASI-ONLINE.COM - Pendaftaran sekolah kedinasan 2025 akan dibuka mulai 29 Juni hingga 12 Juli. Sekolah kedinasan merupakan kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk bisa kuliah gratis dan diangkat jadi CPNS setelah lulus kuliah. Menurut informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), tahun 2025 ini terdapat tujuh instansi atau sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran mahasiswa atau taruna/taruni baru. Calon pendaftar perlu mengetahui tujuh sekolah kedinasan yang buka pendaftaran tahun.Calon pendaftar juga perlu mengetahui kuota atau formasi yang tersedia pada masing-masing sekolah kedinasan."Pelaksanaan Seleksi Sekolah Kedinasan 2025 akan diikuti tujuh Kementerian/Lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan dengan total 3.252 formasi. Pendaftaran akan dimulai 29 Juni 2025 di portal BKN," tulis Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam postingan Instagram @bkngoidofficial, Selasa (17/6/2025).Rincian Formasi Sekolah Kedinasan 2025Sesuai data BKN, tersedia total 3.252 formasi pada sekolah kedinasan.Kuota terbanyak adalah IPDN sebanyak 1.061 formasi.Urutan kedua sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang totalnya 791 formasi.Berikut rincian formasi pada tujuh sekolah kedinasan 2025:1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN Kemendagri): 1.061 formasi2. Sipencatar Kementerian Perhubungan (Kemenhub): 791 formasi3. Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN): 500 formasi4. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS BPS): 400 formasi5. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG BMKG): 350 formasi6. Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN BSSN): 100 formasi7. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN BIN): 50 formasiCatatan: Sebelumnya, ada dua sekolah kedinasan di bawah naungan Kemenkumham Politeknik Imigrasi (Poltekim) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).Tapi, sejak tahun 2024, kedua sekolah kedinasan ini telah dilebur menjadi institusi baru bernama Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai jumlah formasi Poltekpin.
Baca juga