Kementerian BUMN (foto: appsensi)

Foto profil yang diunggah saat mendaftar harus memiliki latar belakang berwarna terang dan profesional. 

2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Pelamar wajib mengunggah fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku. 

KTP ini berfungsi sebagai bukti identitas pelamar. 

KTP ini akan menjadi referensi utama bagi pihak perusahaan BUMN untuk memverifikasi data pelamar.

3. Ijazah atau Surat Keterangan Lulus

Pelamar harus menyerahkan fotokopi ijazah terakhir (SMA/SMK, D3/D4/S1, atau S2). 

Bagi pelamar yang belum memegang ijazah, dapat mengunggah surat keterangan lulus (SKL).

4. Transkrip Nilai

Transkrip nilai akan digunakan pihak BUMN untuk memverifikasi nilai akademik pelamar selama menempuh pendidikan. 

Pastikan transkrip nilai yang diunggah adalah salinan resmi dan tercetak dengan jelas.

5. SKCK 

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dibutuhkan untuk memastikan bahwa pelamar tidak memiliki catatan kriminal yang dapat menghalangi mereka untuk bekerja di BUMN. 

Baca: Dibuka Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1: Ini Syarat, Jadwal Seleksi, dan Cara Daftar

SKCK dapat diperoleh melalui kantor kepolisian setempat.

6. Dokumen Opsional

Terdapat beberapa dokumen yang bisa dilampirkan oleh pelamar sebagai dokumen pendukung.

Misalnya, sertifikat prestasi dan sertifikat pelatihan. (*)



Baca juga