LITERASI-ONLINE.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI akan membuka pendaftaran CPNS dan PPPK 2024 pada April.
Jadwal penerimaan aparatur sipil negara (ASN) yang meliputi CPNS dan PPPK 2024 ini molor atau mundur dari rencana sebelumnya yakni Maret 2024. Pada penerimaan tahun ini, pemerintah menyiapkan 225.000 formasi, termasuk CPNS untuk lulusan baru (fresh graduate) yang siap bekerja di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur. "Kurang lebih 225.000 totalnya kuota atau formasi untuk fresh graduate di pemerintah pusat. Nah, untuk fresh graduate ini peruntukannya di IKN,” jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas, kepada media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 26 Februari 2024, seperti dilansir Antara. Menteru Azwar Anas Abdullah menegaskan, sejak adanya rencananya seleksi CPNS dan PPPK 2024, sudah disampaikan sejak awal bahwa formasi untuk pemerintah pusat akan berkantor di IKN. Dengan begitu, saat mereka yang lolos seleksi CPNS 2024 nantinya, sudah tahu akan langsung bertugas di IKN. “Dari sekarang diumumkan, ini untuk penempatan di IKN, sehingga suatu saat, apakah tahun depan, dua tahun lagi, atau tiga tahun lagi mereka pindah ke IKN, mereka pastinya langsung pindah,” jelasnya. Sebanyak 225.000 formasi untuk lulusan baru (fresh graduate) di IKN itu merupakan bagian dari total alokasi 2,3 juta formasi pada seleksi CASN 2024.
Baca: Lowongan Kerja BUMN Perumnas, Terima Lulusan S1, Ini Syarat dan Cara DaftarFormasi CPNS dan PPPK 2024 itu dibuka untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis, termasuk di dalamnya talenta digital.
Kriteria Penempatan IKNMenteri Azwar Anas Abdullah menyampaikan, pemindahan ASN ke IKN bukan hanya sebatas memindahkan sumber daya manusia (SDM).