Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) ke-9 UT Makassar di Selayar resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Informasi dan Kemahasiswaan UT Prof Dr Paken Pandiangan, S.Si, M.Si

Ketiga adalah kondisi ekonomi yang sangat terbatas dengan kondisi itu masyarakat sulit melanjutkan jenjang pendidikan tinggi karena biaya tinggi karena itu UT hadir dengan biaya yang terjangkau.

Prof Paken juga berpesan kepada pengelola SALUT Selayar agar senantiasa mengedepankan kualitas pelayanan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ada.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH pada sambutannya mengatakan, kehadiran UT di Selayar sangat bermanfaat, karena  dapat meningkatkan IPM Selayar yang  secara tingkat Sulsel dan nasional masih tergolong rendah, mudah-mudahan kehadiran SALUT Selayar ini  bisa mendongkrak IPM Selayar.

Faktor sinyal telekomunikasi yang kurang baik akan menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan UT di Selayar. 

Kehadiran SALUT Selayar adalah menjadi hadiah yang indah bagi hari jadi Selayar yang bertepatan dengan 29 Nopember. 

Direktur UT Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM pada sambutannya mengatakan, keberadaan SALUT merupakan wujud komitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, selama ini kalau  ingin dilayani masyarakat datang  ke UT Makassar, tapi sekarang dengan adanya SALUT Selayar tidak perlu lagi ke Makassar. 

Intinya kehadiran SALUT memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan  meringankan tugas UT Daerah untuk memberikan peran pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa.

Kebutuhan mahasiswa sudah dapat dipenuhi di SALUT, seperti registrasi, pengadaan. bahan ajar, dan seterusnya banyak diserahkan kepada pengelola,  berharap pelayanan yang  baik mahasiswa merasa kepuasan sehingga lebih banyak calon mahasiswa yang datang mendaftar jadi mahasiswa.

Kepala SALUT Selayar, Hamriani S.Pd, M.A.P pada laporannya mengatakan, kehadiran SALUT Selayar ini merupakan transformasi dari Pokjar Bontoharu Selayar. 

Pokjar ini awalnya dari 29 mahasiswa kemudian terus bertambah dan berkembang menjadi 300 mahasiswa dan malah dalam perjalannya tahun 2017 pernah mencapai 900 mahasiswa.

Pokjar Bontoharu ini telah mengukir  berprestasi di even nasional seperti Porseni UT digelar di Manado, Lombok dan di tempat lain. 

Saat ini ada tiga pengelola SALUT yang ikut program doktoral. Berharap kedepan UT bisa membuka Prodi Olahraga, Keperawatan dan S2 PAUD. (*)



Baca juga