Dr HM Amir Uskara

Budaya baru yang dimaksud seperti perubahan pola pikir,nilai-nilai sosial, pandangan, serta sikap masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Penerapan berbagai protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan massa dan menghindari kontak fisik dengan orang lain.

Penulis mengawali faktor covid-19 menjadi penyebab and game pada sepak terjang FPI. 

Karena melanggar protokol kesehatan, imam besar FPI ditahan, disusul kemudian institusinya dibubarkan. 

Penyebabnya, HRS diduga melanggar Pasal  93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Selanjutnya, pada kamar ketiga ini menyajikan tulisan tentang tokoh idiologis yang mengubah dunia. 

“The Three Musketeers: Arief Budiman, Che, dan Aflaq”, adalah tokoh-tokoh yang kuat dalam perlawanan yang mengibarkan sosialisme sebagai bendera perjuangannya.

Kritik internasional penulis dideskripsikan pada tajuk “Yahudi dan AS, Dua Sisi dalam Satu Koin”. 

Tulisan yang menimbang dua sisi Amerika Serikat dalam perjuangan negera Palestina yang terus direcoki oleh militer Israel. 

Pandangan penulis tentang AS sebagai institusi negara yang secara politik selalu menguntungkan Israel, serta warga negara AS sebagai entitas yang menyimpan simpatisan  atas penderitaan warga Palestina.

Berikut, judul tulisan lain yang gurih untuk disantap antara lain: Sim Salabim! 10 Triliun Uang Nasabah Indosurya Raib; Pulang ke Desa Setelah Kota Kehilangan Cinta; Tiga Menguak Takdir, Merawat Pancasila; Si ‘Kembar’ Trump dan Bolsonaro Kena Batunya; Trump, Demagog Ekstrem Perusak Demokrasi.

Setarikan Nafas antara Buya Syafii dan Mbah Moen; dan Dolanan KAMI Memercik Muka Sendiri.

Baca: Ini Daftar Instansi yang Sepi Pelamar CPNS dan PPPK 2023, dari Kemendagri hingga Pemkab Sorong Selatan

Kesemuanya, ada 39 judul tulisan dengan cita rasanya yang variatif dari sumber-sumber data rujukan berkelas, membuat buku ini sangat pantas menempati koleksi pustaka pembaca. 

Buku karya Dr.H.M. Amir Uskara ini terdiri dari 200 halaman, diterbitkan Yapensi. 

Karena itu, terimakasih kepada penulis, Dr. H.M, Amir Uskara, yang telah menggelar cakrawala perenungannya dengan paripurna, dan kepada Bachtiar Adnan Kusuma selaku editor yang telah menata buku ini menjadi mewah, sedap untuk dibaca. (*)



Baca juga