Aji Sukma, Penulis Novel Kita Pulang dan Aku ke Pemakaman” didampingi Damar, menyerahkan cindra mata kepada Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma
LITERASI-ONLINE.COM, GOWA - Tokoh Literasi dan Perbukuan Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, kembali mengajak para milenial, penulis, aktivis dan mahasiswa untuk menjalin sinergi dan kolaboratif terutama mengembalikan kejayaan budaya baca dan budaya menulis di Kabupaten Gowa.
Hal itu disampaikan Bachtiar Adnan Kusuma ketika menjadi pembicara Prolog pada launching novel ”Kita Pulang dan Aku ke Pemakaman” karya Aji Sukman yang diterbitkan Pakalawaki, Sabtu malam 23 September 2023 di Samata, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dihadiri mahasiswa, aktivis dan pegiat literasi.Menurut Bachtiar Adnan Kusuma, apa yang digelar komunitas anak-anak muda Samata melalui Pakalawaki adalah salah satu upaya mengembalikan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Gowa.Sebab, berdasarkan hasil kajian Perpustakaan Nasional RI pada 2022, Gowa berada pada urutan rendah diantara kabupaten/kota di Sulsel dengan angka 66,73, Luwu Timur 59, 06 dan Pinrang 69,12. Menurut Bachtiar Adnan Kusuma, apa yang digelar komunitas anak-anak muda Samata melalui Pakalawaki adalah salah satu upaya mengembalikan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kabupaten Gowa yang sesuai hasil kajian Perpustakaan Nasional RI pada 2022 berada pada urutan terendah di Kab.Kota di Sulawesi Selatan.dengan angka 66,73, Luwu Timur 59, 06 dan Pinrang 69,12. "Kami bersama kawan-kawan milenial dan para pegiat literasi dan perbukuan terpanggil untuk ikut serta memberikan solutif, apalagi saya adalah orang Gowa, kendati lahir di Makassar” tegas Anggota Dewan Kehormatan PPM Kabupaten Gowa yang juga Ketua Umum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI ini.Nah, untuk mengembalikan kejayaan membaca dan menulis di Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Gowa tidaklah bisa berjalan sendiri, tanpa dukungan semua pihak. Karenanya, diskusi dan karya yang digelar komunitas Samata adalah salah satu asa masyarakat ikut serta membangun ekosistem budaya membaca dan menulis di Gowa. “ Penyedianan sarana buku-buku, perpustakaan berbasis masyarakat dan tumbuhkan budaya kunjung baca di perpustakaan menjadi solusi peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Gowa” ulas BAK.Karena itu, Bachtiar Adnan Kusuma, melontarkan gagasan agar kegiatan Temu Aktivis, penulis dan pegiat literasi yang bermarkas di Samata, kembali menggerakkan secara bersama-sama pentingnya Festival Penulis Samata dan karyanya. "Saya mengajak semua anak-anak muda Gowa, pegiat literasi, penulis, pustakawan bersama-sama ikut serta mendorong tumbuhnya ekosistem gerakan membaca dan menulis di Kabupaten Gowa terutama meningkatkan IPLM dan budaya baca dan menulis Gowa” kata BAK kembali.Pada sisi lain, BAK menguraikan dan membedah angka-angka kemajuan dan ketertinggalan industri perbukuan Indonesia. “ Kita butuh lompatan jauh kedepan dan penting lagi dukungan semua pihak termasuk pemerintah untuk kemajuan gerakan membaca dan gerakan menulis di Indonesia, lebih-lebih di Kabupaten Gowa.” Gerakan membaca dan menulis tak ada istilah siapa yang hebat dan siapa yang punya power, tapi penting lagi adalah apa yang telah diperbuat untuk kemajuan gerakan membaca dan menulis. Kami terpanggil dan mendukung upaya Dinas Perpustakaan Kabupaten Gowa bersama para pegiat literasi untuk bersama-sama memajukan Gerakan Membaca dan Menulis di kota Bersejarah Kab.Gowa ini” kunci Ketua harian DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan ini. (*)
Baca juga