Farhat awalnya sempat mendominasi pertarungan di ronde pertama dan kedua.. Namun, pada ronde ketiga atau terakhir, Farhat justru dibawah tekanan lawan dan mendapat banyak pukulan.Karena Farhat sempat sempoyonngan, wasit lalu menghentikan pertandingan dan memastikan kondisi Farhat.Tidak lama berselang, sang petinju terjatuh di atas ring. Pelatih Farhat kemudian melempar handuk ke atas ring sebagai isyarat agar pertandingan dihentikan.Pengurus Pertina Bondowongso lalu membawa Farhat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk segera mendapat perawatan medis. Pengurus Pertina Bondowongso ikut mendampingi Farhat selama berada di rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.Pengurus Pertina Bondowongso membenarkan, Farhat tidak sadarkan diri ketika dilarikan ke RSUD Jombang. (*)