Kerja sama dengan dunia industri dan berbagai pihak telah dilakukan seperti dengan Dinas Lingkungan Hidup, Bawaslu, Pelindo, beberapa bupati dan walikota se-Sulsel. Kerjasama secara internasional juga telah dilakukan dengan melaksanakan KKP Internasional di Thailand, Filipina, Singapura dan beberapa negara ASEAN lainnya. Selain itu, prodi ini juga mempunyai kelas bilingual. Menyukseskan program Kampus Merdeka, prodi ini sudah beberapa skin telah dijalani pernah mengikuti kampus merdeka melalui pembangunan desa kemudian praktik kerja atau magang dan kewirausahaan. Saat ini, mahasiswa didorong untuk program kampus mengajar sesungguhnya diluar dari spesifikasi keilmuan, tetapi tetap didorong untuk mendapatkan pengalaman skill menjadi guru dengan baik. Siapa tahu mahasiswa ini kelak setelah merampungkan pendidikan jenjang S1, S2 dan S3 dan berminat jadi dosen maka sudah ada modal dari kampus mengajar.
Baca: Lowongan Kerja PT Pelni untuk Perawat, Ini Syarat dan Cara DaftarSaat ini prodi dituntut untuk unggul, makanya sedang digodok ISK (Insumen Suplemen Konversi) akan mencoba meningkatkan akreditasi dari A menuju Unggul. Kini sedang terselenggara prosesnya.
"Langkah kedua capai Unggul yakni Ketepatan Waktu Studi. Target ini akan tercapai karena tahun 2022 sudah tercapai dan kemudian ada keberhasilan studi yaitu 80 persen pada 3 tahun terakhir sedang diupayakan dan saat ini sudah mencapai 77 persen," katanya. (*)
Laporan: Nur Islamia Sam, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fisip Unismuh Makassar