LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Tujuh profesor atau guru besar resmi mendaftar sebagai bakal calon (balon) Rektor UIN Alauddin Makassar periode 2023-2027.
Batas akhir pengembalian berkas pendaftaran bakal calon rektor adalah Kamis, 13 April 2023.Sebelumnya, panitia penjaringan bakal calon Rektor UIN Alauddin sudah menegaskan, tidak ada perpanjangan masa pendaftaran. Ketujuh guru besar yang resmi mendaftar adalah Prof Muhammad Amri dan Prof Siti Aisyah Kara. Keduanya mengembalikan berkas pendaftaran pada Senin, 10 April 2023.Kemudian Rabu, 13 April 2023, kandidat yang mengembalikan berkas pendaftaran adalah Prof Hamdan Juhannis, Prof Muhammad Khalifah Mustami, dan Prof Abustani Ilyas.Dua kandidat lainnya, Prof Mustari Mustafa dan Prof Wahyuddin Naro, juga telah mengembalikan berkas pendaftaran. Prof Dr Wahyuddin Naro MHum adalah Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK).
Sedangkan Prof Mustari Mustafa M Pd adalah mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI untuk Thailand, yang juga Guru Besar Filsafat Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Mengutip laman resmi UIN Alauddin, Ketua Panitia Penjaringan Calon Rektor UIN Alauddin, Kamaluddin Abunawas menyampaikan, setelah tahapan pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi berkas.
Tahap selanjutnya adalah penetapan dan pengumuman yang lolos tahap penjaringan yang dijadwalkan 19 April 2023.
Baca: Mantan Rektor UIN Alauddin Prof Musafir Pababbari Jadi Khatib Salat Idul Fitri 1444 H di Kampus Unismuh"Nama-nama yang lolos akan kita serahkan ke Rektor. Nanti Rektor yang akan serahkan ke Senat," jelas Kamaluddin di ruang kerjanya seperti dilansir
https://uin-alauddin.ac.id/.Nantinya, lanjut Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga UIN Alauddin itu, nama-nama yang lolos akan memaparkan visi dan misi di depan senat yang nantinya akan dilakukan penilaian kualitatif."Penilaian kualitatif dari Senat akan diteruskan ke Kementerian Agama untuk kembali diseleksi. Mereka ada tim seleksi. Calon rektor akan memaparkan visi misi juga di sana, selain di sini," pungkasnya. (*)