Ketua Panitia Pelatihan dan Pendampingan Produk Halal Unismuh, Dr Jamaluddin Majid.

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel menggandeng Halal Center Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) melakukan gerakan pelatihan pendampingan Juru Sembelih Halal (Juleha) dan Proses Produk Halal (PPH) untuk membumikan produk halal di Kota Makassar dan Indonesia pada umumnya.

Gerakan pelatihan pendampingan PPH dan Juleha merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai produk halal dan bagaimana memproduksi produk halal yang baik dan benar.

Pelatihan ini difokuskan pada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ingin memproduksi produk halal di Makassar.

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap industri halal di Makassar yang semakin berkembang. 

Halal Center Unismuh sebagai lembaga yang mengadvokasi halal dan bihalal, merasa perlu untuk memperkuat peranannya dalam memberikan pemahaman mengenai produk halal kepada masyarakat, terutama kepada pelaku usaha UMKM.

Ketua Panitia Pelatihan dan Pendampingan Produk Halal Unismuh, Dr Jamaluddin Majid, dalam laporannya menyebutkan masyarakat khususnya pelaku UMKM di Makassar sangat antusias mengikuti pelatihan Juru Sembeli Halal (Juleha).

Dikatakan, pelatihan Juleha dilaksanakan dua hari, 13-14 April 2023, diikuti 125 peserta. 

Pesertanya adalah anggota RPH, RPA, pengurus masjid, anggota persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat umum.

Sementara itu, BI Sulsel sebagai salah satu lembaga keuangan di Sulawesi Selatan merasa perlu untuk mendukung pengembangan industri halal di wilayah ini. 

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana mengatakan, melalui gerakan pelatihan Juleha, BI Sulsel berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi para pelaku usaha UMKM di Makassar, terutama dalam memproduksi produk halal yang berkualitas.


Baca juga