Harapan RektorRektor Unismuh Prof Ambo Asse memberikan motivasi bagi segenap dosen persyarikatan Unismuh Makassar. “Tadi kita sudah mendengar ulasan Pak WR 2, sebenarnya kesejahteraan dosen Unismuh sudah setara dengan dosen PNS. Jadi tidak ada alasan lagi bagi dosen Persyarikatan untuk tidak menunjukkan kinerja,” ungkapnya.Salah satu indikator kinerja, kata Ambo Asse, pengurusan jabatan fungsional bagi dosen. “Yang tenaga pengajar segera urus asisten ahli. Yang sudah asisten ahli, beralih ke Lektor. Kalau sudah Lektor, segera urus Lektor Kepala. Tapi banyak juga yang Lektor Kepala merasa sudah berada di zona nyaman, tidak segera mengusulkan jabatan Guru Besar," kata rektor. "Padahal tunjangan guru besar, bisa lebih meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menopang dosen agar lebih produktif berkarya,” jelasnya.Nakhoda Unismuh ini bersyukur, karena salah satu dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prof Andi Rahman Rahim baru saja memeroleh SK Guru Besar dari Kemdikbudristek. “Inilah salah satu berkah Ramadan. Apalagi saya dengar beliau sedang Umrah, berlipat ganda berkahnya di bulan suci,” ungkap Ambo Asse.Terakhir, Ambo Asse mengingatkan agar segenap civitas akademika Unismuh bersinergi dalam mencapai akreditasi Unggul. “Kalau tadi soal rekognisi, saya yakin soal dokumen saja. Seingat saya, banyak sekali disposisi yang saya teken, memberi insentif bagi para dosen yang berkarya baik di level nasional maupun internasional," katanya.
Baca: Membanggakan, Warga Indonesia Juara Lomba Adzan di Arab Saudi, Raih Hadiah Rp 4 Miliar"Saya minta para Dekan dan Kaprodi, membantu mengingatkan dosen untuk menyetor dokumen itu,” tutup Ambo.
Sebelumnya, kegiatan ini diawali dengan pengajian yang disampaikan Wakil Rektor IV Unismuh Dr KH Mawardi Pewangi. Ia mengulas surah Al- Ashr, dan mengingatkan sivitas akademika Unismuh agar senantiasa disiplin waktu. (*)