Pojok Pajak hadir di Kampus UKI Paulus yang melibatkan mahasiswa untuk membantu civitas akademika kampus.
Sesuai petunjuk Rektor UKI Paulus, Prof Dr Agus Salim, SH, MH, untuk tahun pertama pembukaan Pojok Pajak pelayanan yang diberikan kepada civitas akademika kampus masih gratis, tetapi pada tahun depan harus berbayar.Jasa layanan Pojok Pajak dari kampus kelak dikemudian hari akan menjadi pendapatan bagi kampus. Kehadiran Pojok Pajak pada sisi lain menjadi tempat bagi mahasiswa melakukan praktik untuk memahami seluk beluk dalam pelaporan pajak dan lainnya.Pojok Pajak ini tentu menjadi media untuk melakukan sosialisasi dan promosi kampus agar lebih dikenal luas di masyarakat serta mendorong dan memotivasi calon mahasiswa memilih kuliah di D4 Akuntansi Perpajakan.Para mahasiswa yang ikut pada kegiatan Pojok Pajak ini akan dilakukan konversi mata kuliah sesuai dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).Salah seorang mahasiswa D4 Akuntasi Pajak angkatan 2020 yang jadi tenaga pelayan di Pojok Pajak, Mesi Melisa Lambe, mengatakan, sangat senang dan bangga diikutkan dalam pelayanan Pojok Pajak dengan mendapat pengetahuan dan pengalaman baru.Hal serupa juga ditegaskan mahasiswa lainnya angkatan 2020 Aprilia yang berterima kasih kepada kampus mengajak jadi pelayan di Pojok Pajak, karena dapat bersentuhan langsung pada aspek administrasi pelayanan pajak.Demikian halnya kesan dari Asriawaty mahasiswa angkatan 2021 mengatakan, sangat bangga ikut jadi pelayan Pojok Pajak karena secara langsung dapat mengaplikasi materi yang didapat di kampus dengan praktik lapangan.Ketiga mahasiswa itu mengaku menjadi pelayan pada Pojok Pajak akan menjadi modal sangat berharga kelak di kemudian hari kalau sudah selesai studi dan masuk pada lapangan kerja. (*)
Baca juga