Ketua Dewan Pengurus Provinsi Sulsel KKM Bone, Drs. H. Andi Syahriwijaya, MM

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Pengurus Kerukunan Keluarga Masyarakat (KKM) Bone Sulawesi Selatan akan segera melakukan inventarisasi para Guru Besar atau Profesor dan cendekiawan Tana Bone yang berada di wilayah Sulsel.

Rencana inventarisasi para Profesor dan  cendekiawan Tana Bone telah dibicarakan pada rapat KKM Bone yang digelar Sabtu 9 Januari 2023 di ruang Bappelitbangda Kantor Gubernur Sulsel.

Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pengurus Provinsi Sulsel KKM Bone, Drs. H. Andi Syahriwijaya, MM didampingi Andi Ahmad Agung, M.B.A kepada media, Senin 16 Januari 2023.

Dijelaskan, pada rapat perdana yang dihadiri beberapa guru besar dan pengurus provinsi KKM Bone, telah menyepakati untuk membentuk tim yang kelak akan melakukan inventarisasi guru besar dan cendekiawan Tana Bone yang berkarier pada kantor pemerintah dan swasta.

Jumlah orang Bone yang mencapai jabatan fungsional tertinggi pada dunia akademik termasuk cukup besar. 

Informasi sementara, jumlah profesor asal Tana Bone yang menyebar berkarier pada perguruan tinggi negeri dan swasta telah mencapai sekitar 150 orang. Belum lagi mereka yang berpendidikan doktor.

Sumber daya manusia dengan beragam keahlian dan profesi ini kalau ditata dengan baik akan mampu memberi kekuatan dan motivasi bagi pemerintah Bone untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bone.

"Serta mendorong perkembangan dan pertumbuhan daerah secara lebih baik lagi," kata Andi Syahriwijaya.

Saat ini, Wija To Bone yang tinggal menetap di Kota Metropolitan Makassar mencapai sekitar 375 ribu orang.

Sedangkan pada skala Provinsi Sulsel, populasi Wija To Bone mencapai jumlah sekitar 3 juta jiwa, menyebar pada seluruh kabupaten dan kota se-Sulsel. (*)



Baca juga