Gianluca Vialli

LITERASI-ONLINE.COM, ITALIA - Kabar duka datang dari dunia sepakbola Italia. Mantan striker timnas Italia, Gianluca Vialli, meninggal karena kanker pada usia 58 tahun, Jumat (6/1/2023) di Kota London, Inggris. 

Kabar duka ini disampaikan manajemen Sampdoria, klub Italia yang pernah diperkuat Vialli pada musim kompetisi 1984-1992.

Dalam kabar duka itu disebutkan pula, Vialli meninggalkan seorang istri dan dua anak perempuan.

Dokter mendiagnosa Vialli menderita kanker pankreas pada 2017. Dia pernah dinyatakan sembuh pada tahun 2018, namun penyakitnya kambuh lagi hingga meninggal dunia di rumah sakit. 

Dalam sebuah film dokumenter Vialli menggambarkan penyakit kanker yang dideritanya  sebagai "teman perjalanan." 

Vialli berharap, kanker itu pada akhirnya akan meninggalkan tubuhnya, setelah menguji keberaniannya. 

Vialli yang pernah membela klub Juventus dan Chelsea harus meninggalkan pekerjannya sebagai staf di timnas Italia pada Desember 2022 lalu, karena kanker yang dideritanya ini.  

Pria berkepala plontos ini mengatakan, perlu fokus  untuk mengatasi fase baru penyakitnya. Karenanya, harus meninggalkan pekerjannya di timnas Italia. 

Selama bekerja di timnas Italia, Vialli bertemu kembali dengan pelatih nasional Roberto Mancini, rekan setimnya ketika masih membela klub  Sampdoria.

Roberto Mancini dan Vialli memimpin timnas Italia ke turnamen Euro 2020, yang ditunda hingga 2021 karena pandemi Covid-19, mengangkat trofi juara di Stadion Wembley, Inggris. 

Baca: Imbang 0-0 di Jakarta, Ini Jadwal Leg Kedua Vietnam vs Indonesia di Semifinal Piala AFF

Keduanya merayakan sukses timnas Italia juara Piala Eropa (Euro) 2022 dengan pelukan penuh air mata. 

“Lebih indah daripada pelukan yang biasa kami berikan satu sama lain ketika saya mengoper bola dan dia mencetak gol," ungkap Vialli dalam wawancara dengan televisi RAI, pada November 2022 lalu.


Baca juga