Gianluca Vialli

Anak Orang Kaya

Vialli dibesarkan di lingkungan pengusaha. Ayahnya seorang pengusaha kaya di Italia.

Namun, ia tidak mengikuti jejak orangtuanya. Vialli memilih sepakbola sebagai jalan hidupnya. 

Bakat besar Vialli mulai terlihat ketika membela klub lokal, Cremonese yang saat itu bermain di kasta ketiga Liga Italia. 

Sampdoria kemudian merekrutnya tahun 1984. Bersama Il Samp, julukan Sampdoria, Vialli dan kawan-kawan memenangi tiga trofi Piala Italia.

Di kompetisi Eropa, Vialli mencetak dua gol ketika Sampdoria mengalahkan Anderlecht 2-0 pada final Piala Winners Eropa tahun 1990. 

Setahun kemudian, Vialli membawa Sampdoria merebut gelar bergengsi juara Serie A pada 1991 untuk pertama kalinya. Ketika itu, ia mengoleksi 19 gol selama satu musim. 

Tahun 1992, Vialli pindah ke klub raksasa Italia, Juventus. 

Bersama Juventus, Vialli memenangi Liga Italia pada 1995 dan juara Liga Champions tahun 1996.

Dari Juventus, Vialli mencoba tantangan baru di Liga Inggris. Ia bergabung dengan Chelsea dengan status bebas transfer pada 1996.

Selain menjadi pemain, Vialli kemudian menjadi pelatih pelatih Chelsea. Ia menggantikan posisi pelatih asal Belanda, Ruud Gullit yang dipecat. 

Baca: Lowongan Kerja PT Kawasan Industri Makassar, Terima Lulusan S1 Semua Jurusan, Ini Infonya!

Vialli terbilang sukses sebagai pelatih. Ia membawa  Chelsea memenangi Piala Liga dan Piala Winners pada 1998. Kemudian juara Piala FA tahun 2000.

Setelah itu, Chelsea berganti pelatih. Vialli kemudian melatik klub  Watford di kasta kedua Liga Inggris pada 2001-2002. (*)


Baca juga