LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam (DPW ADPISI) Sulsel melaksanakan kegiatan Kementerian Agama RI berupa workshop bekerja sama Institut Teknologi Amanagappa (INTAG) dan BEM INTAG.
Kegiatan yang bertema Pengembangan Kegiatan Media Pembelajaran Agama Islam ini berlangsung Senin, 2 Januari 2023 di Aula Kantor Kopertais Wilayah VIII, Jl. Tala Salapang Makassar. Tujuan dari kegiatan ini tidak terlepas dari bentuk perkembangan proses pembelajaran yang terus berkembang, terkhusus untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).Ketua DPW ADPISI Sulsel, Dr Husen Sarujin, SH MH mengatakan, kegiatan workshop merupakan salah satu agenda rutin DPW APDISI Sulsel.Ketua Panitia Workshop, Dr Abd Azis Muslimin MPd mengatakan, peserta workshop yang hadir adalah para dosen pendidikan agama Islam pada berbagai perguruan tinggi umum yang ada di Sulsel. Hadir antara lain dosen dari Unhas, PNUP, UIM, Unismuh, UMI dan beberapa perguruan tinggi lainnya.Hadir sebagai pembicara, Ketua PP ADPISI, Dr. H Munawir Kamaluddin SH. MA, MH dengan materi berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai-nilai Moderasi Beragama. Dalam pemaparannya, Munawir Kamaluddin mengatakan bahwa banyak kaum Muslim yang terjebak dengan definis ajaran-ajaran moderasi. Atas nama moderasi, kata Munawir, banyak kaum Muslim yang melakukan toleransi beragama secara berlebihan dengan menjalin ukhuwah dengan non Muslim , tetapi terlupa menjaga perasaan dari kaum Muslim yang merupakan golongannya sendiri.
Baca: Untuk Mahasiswa, BRIN Buka Pendaftaran Petugas Survei Lapangan 2023"Yang seperti ini adalah moderasi yang salah kaprah," ujar Munawir seraya menegaskan bahwa moderasi sifatnya sangat universial, di mana ukhuwah harus bisa menggambarkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin, yang santun, bukan dengan cara kekerasan.