Pembicara kedua, Nasri Ashari, SE MM, Dosen Institut Teknologi Amanna Gappa (Intag), membahas tentang Digitalisasi Media Pembelajaran PAI berbasis Video dan Media Sosial. Pada sesi pemateri kedua ini, Nasri Ashari mengupas tuntas bagaimana sistem digital dapat dimanfaatkan di bidang pembelajaran pendidikan Agama Islam di kampus-kampus.Nasri menyebutkan bahwa dengan menggunakan media sosial, dapat membangun branding diri maupun kampus untuk dapat digunakan sebagai promosi dan pengembangan ke masa depan. Dosen muda Intag yang juga konten kreator ini banyak memberikan contoh penggunaan media sosial yang dapat digunakan dalam pembelajaran, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Pemateri terakhir, Dr. Abdul Azis Muslimin membahas pembelajaran keagamaan di perguruan tinggi. Menurut Rektor Intag yang juga dosen Unismuh Makassar ini, dua jam jatah pelajaran keagamaan yang diberikan di perguruan tinggi umum, masih sangat sedikit waktunya. Akibatnya, kata Sekretaris Umum ADPISI Sulsel ini, banyak mahasiswa mencari ilmu agama di luar kampus, yang tidak ada batasan.
Baca: Awali Tahun 2023, Universitas Muhammadiyah Makassar Buka Pendaftaran Mahasiswa BaruHal tersebut berpotensi membentuk pemikiran radikal di kalangan mahasiswa, karena mereka mendapatkan pelajaran keagamaan lebih banyak di luar kampus daripada di dalam kampus.
Apalagi dengan terbukanya akses digital, sehingga mahasiswa dapat menerima dan menyerap berbagai ajaran-ajaran agama, yang sulit disaring. (huri)