Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Drs.Andi Lukman, M.Si bersama bersama Sekretaris Yayasan Pendidikan Baji Minasa Ujungpandang, Dr. H. Gunawan Bata Ilyas, SE, M.Si.

LITERASI-ONLINE.COM, PANGKEP - Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Drs.Andi Lukman, M.Si menyarankan kepada para pengelola dan yayasan STIE AMKOP Makassar agar secepatnya beralih status menjadi Universitas Bata Ilyas Makassar.

Peralihan status dari sekolah tinggi menjadi Universitas Bata Ilyas Makassar, tidak terlalu repot. Cukup menambah progra studi (prodi) ilmu eksak.

Kepala LLDIKTI IX Andi Lukman menyampaikan saran ini kepada Sekretaris Yayasan Pendidikan Baji Minasa Ujungpandang, Dr.H. Gunawan Bata Ilyas, SE, M.Si, pada perjalanan dari Makassar ke Labbakkang Pangkep, Ahad siang 25 Desember 2022.

Dijelaskan, untuk mengembangkan dan membesarkan STIE Amkop saat ini, maka pilihan yang sebaiknya ditempuh dengan melakukan peralihan status dari sekolah tinggi menjadi Universitas Bata Ilyas.

Menurut Andi Lukman, regulasi saat ini untuk beralih jadi universitas dari sebelumnya sekolah tinggi tidak sulit. Cukup menambahkan program studi ilmu eksakta. 

Membuka program studi juga relatif mudah, ketersediaan sumber daya dosen yang cukup dan linear disiplin ilmu.

Andi Lukman menambahkan, STIE AMKOP merupakan aset pendidikan tinggi yang harus dijaga dan dirawat dengan baik agar dapat berproses mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing di tengah masyarakat.

"Kampus STIE AMKOP yang sudah cukup berpengalaman dalam menata dan mengelola perguruan tinggi, harus senantiasa menjaga aset ini dengan mengedepankan tata kelola yang sehat," katanya.

Baca: Kemendikbud Buka Lowongan PPPK Teknis 2022, Kuota Dosen 6.850 Orang, Ini Info Lengkapnya

Pada kesempatan itu, Andi Lukman menyarankan  untuk prodi eksak membuka prodi teknik pertambangan dan teknik informatika.

Sekretaris Yayasan Bata Ilyas, Dr. H. Gunawan Bata Ilyas, M.Si, CMA, C.MP kepada media di tempat yang sama mengatakan, merespon positif dan sangat senang dengan saran dari Kepala LLDIKTI IX Andi Lukman.


Baca juga