Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi menerima Aset Bekas Milik Asing/ Tionghoa (ABMA/T) dari Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulseltrabar) Kementerian Keuangan RI.
LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi menerima Aset Bekas Milik Asing/ Tionghoa (ABMA/T) dari Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulseltrabar) Kementerian Keuangan RI.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar Kemenkeu Ekka S Sukadana kepada Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse, Kamis (22/12/2022).Turut hadir Sekda Kota Makassar Ir Andi Muhammad Ansar MSi, perwakilan Kodam XIV Hasanuddin Letkol Agung, Kepala BPN Makassar Marliana, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Prof Gagaring Pagalung, Wakil Rektor I Unismuh Dr Abd Rakhim Nanda, Wakil Rektor II Unismuh Prof Andi Sukri Syamsuri, dan Wakil Rektor IV Unismuh Makassar Drs KH Mawardi Pewangi MPdI. Hadir pula Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Dr Muh Syaiful Saleh.Ranggong Ruh UnismuhKetua Panitia penyerahan aset Kampus Ranggong, yang juga Wakil Rektor II Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri mengenang perjalanan sejarah bangunan tersebut.Andis, sapaan akrabnya, mengenang dirinya pertama kali menginjak bangku kuiah di Unismuh, dengan menempati bangunan di Jalan Ranggong, Kota Makassar tersebut."Ruh Universitas Muhammadiyah Makassar inilah di Ranggong. Pada 59 tahun yang lalu, tepatnya 1963, tempat kampus Unismuh Makassar berada di sini," katanya."Saya adalah bagian dari kampus Ranggong, saya pertama injak kaki melanjutkan kuliah di Unismuh Makassar," sambung Prof Andis.Guru besar ilmu linguistik itu melanjutkan, sebuah kebahagiaan mendalam bagi Sivitas Akademika Unismuh Makassar ketika kampus Ranggong akhirnya diserahkan pemerintah kepada Muhammadiyah. Bagi penyerahan secara resmi itu menandakan kembalinya Ruh Unismuh Makassar. "Ini kebahagiaan bagi kita semua. Ini mengembalikan ruh kita untuk Unismuh Makassar. Kegiatan penyerahan aset ini, merupakan kepercayaan pemerintah kepada kita semua," katanya.Dalam kesempatan itu, Andis menyatakan komitmen Muhammadiyah memanfaatkan pemberian negara itu untuk mencerdaskan anak bangsa."Lahan ini memiliki luas 938 meter persegi, ini akan kita gunakan untuk mencerdaskan anak bangsa dalam naungan tenda besar Muhammadiyah. Sebagaimana amanat pemerintah untuk cerdaskan anak bangsa," katanya.
Baca juga