Rahyuddin JS, S.Pd, M.Pd, Ph.D

LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR - Rahyuddin JS, S.Pd, M.Pd, Ph.D salah seorang dari sekian banyak tutor yang diberi tugas membantu proses penyelenggaraan pendidikan jarak jauh (PJJ) Universitas Terbuka (UT) di Makassar. 

Pria kelahiran Soppeng, 7 September 1969 yang juga dosen tetap Fakultas Olahraga UNM pada Bidang Kepelatihan Pendidikan Olahraga, boleh dibilang  bukan orang baru di UT sebagai tutorial.

Diterima sebagai tenaga tutor tahun 2004 di Kabupaten Bone, tepatnya di Camming dan Kajuara, waktu itu diberi kelas pendidikan jasmani (Penjas). 

Menjadi tutor sejak masih berstatus guru. Ia pernah mengajar SD, lalu pengangkatan pertama sebagai pegawai negeri di SMP Negeri 3 Mambi, Kabupaten Polmas. Kemudian ke SMA Andalan Malino, Kabupaten Gowa.

Awalnya sebagai tutor di Kabupaten Bone tahun 2004. Setelah pindah mengajar di SMA Andalan Malino, ia mengajar di Tompobulu wilayah perbatasan Gowa-Sinjai sampai Jeneponto hingga Selayar. 

Waktu itu belum sebagai dosen, masih berstatus sebagai guru. Dalam melaksanakan proses belajar mengajar di daerah yang dilakukan dengan naik kendaraan ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Awal menjadi tutor, mahasiswa angkatan 1988 di Fakultas Olahraga UNM ini masih berstatus sebagai guru, tetapi sudah diterima menjadi tenaga tutorial di UT sejak tahun 2004.

Menurutnya, menjadi tutor merasakan banyak suka dan duka. Apalagi ketika tempat mengajar jauh dan  medannya berat. 

Selama puluhan tahun lebih menjadi tutor dan sudah tiga kali mengikuti pelatihan tutor di UT, bila melihat waktu bisa disebut terbilang lama. 

Meskipun sudah lama menjadi tutor, nanti merasa tertib ketika jadi mahasiswa S2 di UNM.

Dalam perjalanannya sebagai tutor yang dimulai 2004, pernah stagnan saat lulus S3 di Malaysia dimulai tahun 2010 hingga 2014.

Awal menjadi tutor, karena sering ditugasi untuk mengecek kelas dan mahasiswa, termasuk di Bone,  Jeneponto, Gowa dan Selayar.

Baca: Masih Terbuka Pendaftaran Kampus Mengajar untuk Mahasiswa, Uang Saku Bulanan Rp 1,2 Juta

"Kadang-kadang saya mendapatkan tugas mengecek  kelas di lapangan. Ketika itu, saat saya tiba di lokasi  kadang tidak menjumpai satu pun mahasiswa," kata Rahyuddin, Selasa 8 November 2022. 

Terkadang juga katanya, ketika mengecek mahasiswa, menemukan nama mahasiswa yang tercatat di Selayar juga tercatat di Gowa.


Baca juga