Himpunan Perawat Critical Care Indonesia (HIPERCCI) Sulawesi Selatan sukses menggelar kegiatan workshop keperawatan ICU di Stikes Tanawali, Kabupaten Takalar, Sabtu-Ahad 5-6 Nopember 2022

Dengan maksud agar lebih mempersiapkan diri atau sudah memiliki bekal ilmu dan keterampilan sebelum masuk praktek di layanan kesehatan.   

"Sebagaimana kita ketahui bahwa kemajuan suatu bangsa bukan hanya ditentukan oleh kekayaan Sumber Daya Alam (Natural Resources), tetapi lebih kepada kekayaan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (Human Resources)," katanya.

Karena itu, para mahasiswa khususnya mahasiswa keperawatan harus dibekali dengan kemampuan hard skill dan soft skill

Melihat kondisi ini, perlu rasanya diangkat suatu kegiatan yang bisa menjawab permasalahan tersebut yyakni berupa Workshop Keperawatan Intensif ICU.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah lanjut untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyongsong dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Sejak tahun kelulusan 2014, mahasiswa bisa mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang dikeluarkan oleh institusi perguruan tinggi asalnya.

Surat ini juga disebut Diploma Supplement yang berisikan pencapaian pembelajaran serta kualifikasi lulusan. 

Sederhananya, SKPI ini adalah rekam jejak mahasiswa ketika menjalani perkuliahan.

Landasan hukum SKPI adalah Permendikbud No.81 Tahun 2014 yang merupakan turunan dari Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi dan pengelolaan PT.

"Dimana dalam salah satu pasalnya mengharuskan setiap perguruan  tinggi memberikan sertifikat atau SKPI bagi setiap lulusannya," terang A. Mappacelle.

Tidak lupa di akhir sambutannya, Ketua HIPERCCI Sulsel mengucapkan terima kasih kepada pihak kampus, seluruh pengurus yang sudah ikut ambil bagian dalam kegiatan ini dan PT. Indo Medix Niaga Perkasa selalu penyedia alat ventilator. (*)



TAG: # Mappacelle # HIPERCCI # HIPERCCI Sulsel # Ketua HIPERCCI Sulsel # Stikes Tanawali # Stikes Tanawali Takalar

Baca juga