LITERASI-ONLINE.COM, SEOUL - Setiap tanggal 31 Oktober, masyarakat di berbagai belahan dunia merayakan hari Halloween dengan menggelar pesta.
Pada perayaan ini, orang-orang yang datang atau hadir lazimnya mengenakan kostum-kostum unik dan seram.Warga yang merayakan juga menghias rumah-rumah mereka dengan nuansa seram. Perayaan ini juga identik dengan lentera dan buah labu yang dilubangi bagian tengahnya.Perayaan ini pula yang dilakukan puluhan ribu warga di Itaewon, Kota Seoul, Korea Selatan, Sabtu (30/10/2022) malam waktu setempat.Namun, perayaan Halloween di Itaewon yang mestinya menyenangkan, berubah menjadi tragedi mematikan.Data hingga Minggu (31/10/2022) menyebutkan, sebanyak 151 orang tewas. Kebanyakan remaja. Puluhan diantaranya warga negara asing.Korban tewas diduga karena sesak nafas dan terinjak-injak, ketika warga yang terus berdatangan akhirnya kesulitan bergerak di gang-gang sempit Itaewon.
Asal Mula HalloweenLalu, bagiamana sejarah asal mula perayaan Halloween? Seperti dikutip dari History, perayaan Halloween berasal dari festival bangsa Celtic kuno, yakni festival Samhain.
Baca: Kabar Duka! Tragedi Pesta Halloween di Korea Selatan, Ratusan Orang Tewas di Gang SempitDijelaskan, bangsa Celtic yang hidup sekira 2.000 tahun yang lalu, merayakan tahun baru setiap 1 November.
Mereka percaya bahwa pada malam sebelum tahun baru (maksudnya 31 Oktober), batas antara dunia orang hidup dan orang mati menjadi kabur.