Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAs) di Desa Labuaja, Kabupaten Maros.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Ahmad Syarif mengungkapkan program kerja yang disusun dan telah disepakati bersama dengan masyarakat harus bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya."Proker yang dibuat ini harus bisa membantu atau meminimalisir permasalahan yang dihadapi masyarakat. Apalagi yang terkait dengan agroteknopreneur, pemberdayaan masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan itu sendiri,” ungkapnya.Program yang dilaksanakan ini bisa saling mendukung antara program pemerintah dengan program yang akan dilaksanakan mahasiswa. Dia berharap, kehadiran mahasiswa KKN Mas di masyarakat bisa membantu memberikan sumbangsih dalam memecahkan persoalan yang ada di masyarakat.Tamu undangan yang hadir pada seminar proker yaitu Ketua BPD dan anggota, Kader Desa labuaja, Ketua TP PKK, kepala dusun se-Labuaja dan tokoh masyarakat serta mahasiswa dari Unhas yang juga sementara KKN di Desa Labuaja. (*)
Baca juga