Ilustrasi

PSM Makassar akhirnya membuka keunggulan 1-0 setelah melakukan kerja sama cemerlang. Bermula dari operan Kenzo kepada Everton Nascimento dari dekat area berbahaya Kedah. 

Everton kembali melepaskan umpan kepada Wiljan Pluim. Kapten PSM itu menerima bola dan mengirimkan operan terobosan silang kepada Muhammad Rizky Pratama. 

Rizky Pratama menusuk ke dalam kotak penalti Kedah dan melepaskan umpan tarik kepada Yakob yang tak terkawal di sisi kanan.

Yakob dengan mudah menceploskan bola ke gawang lawan. Skor 1-0 ini bertahan hingga babak pertama berakhir. 

Di awal babak kedua, PSM tetap mendominasi permainan dan mampu unggul 2-0 oleh tandukan Yuran Fernandes di menit ke-54. 

Gol bermula dari sepak pojok Muhammad Arfan yang mengarah ke Yusran Fernandes.

Meski mendapat kawalan ketat, Yuran Fernandes mampu melepaskan diri guna meluncurkan bola menggunakan tandukannya ke gawang Kedah FC.

Namun, tidak berselang lama, Yuran harus meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah. 

Unggul jumlah pemain, Kedah FC terus meningkatkan tekanan yang memaksa PSM lebih banyak bertahan.

PSM hanya sesekali melancarkan serangan balik melalui kecepatan dua bersaudara, Yakob dan Yance Sayuri.

Yance bahkan mampu mencetak gol di menit ke-79, namun dianulir wasit karena dianggap sudah offside ketika menerima umpan dari Yakob.

Setelah itu, Kedah FC berhasil menipiskan jarak menjadi 1-2 setelah Fayadh Zulkifli membobol gawang PSM pada menit ke-86. 

Fayadh Zulkifli membobol gawang PSM melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. 

Kemudian Agung Mannan mendapatkan kartu kuning kedua alias kartu merah pada menit ke-90+8. PSM praktis hanya tampil dengan 9 pemain.

Namun, tidak ada lagi gol hingga wasit meniup pluit panjang. (*)


TAG: # AFC Cup # final # Kedah Darul Amal # Kedah FC # Malaysia # Piala AFC # PSM Makassar # semifinal

Baca juga