Dia memaparkan, pelaksanaan KKN MAs ini, ada tiga tugas pokok mahasiswa yaitu program agroteknopreneur, program pemberdayaan masyarakat, dan program kemuhammadiyahan."Program pertama yaitu penguatan agroteknopreneur dalam mendukung industri dan pariwisata, program kedua yaitu pencegahan dan penanggulangan stanting serta program ketiga yaitu pemberdayaan cabang dan ranting Muhammadiyah," papar Ahmad selaku DPL Desa Laiya dan Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Maros.Sebagai informasi, Unismuh Makassar dipercaya sebagai tuan rumah pada pelaksanaan KKN MAs Tahun 2022. Kegiatan ini melibatkan 45 PTMA se-Indonesia yang dipusatkan di Kabupaten Takalar, Maros dan Gowa."Khusus untuk Kabupaten Maros, sebanyak 241 mahasiswa yang ditempatkan di 23 desa yang tersebar di 7 kecamatan," paparnya. Selama kurang lebih 40 hari sejak 4 Agustus 2022 hingga 12 September kedepan, mereka akan berada di lokasi masing-masing.Dia berharap, kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat setidaknya bisa membantu memecahkan masalah yang saat ini terjadi di masyarakat.
Baca: Jadwal Piala AFC 2022: Malam Ini PSM vs Kedah FC Berebut Tiket Final, Prediksi Susunan Pemain, Live iNews"Selain sebagai bentuk pengabdian masyarakat, KKN MAs ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan teman mahasiswa dari kampus Muhammadiyah Aisyiah seluruh Indonesia," tegas Ahmad yang juga Dosen Prodi Ilmu Komunikasi di Unismuh Makassar. (*)
Laporan: Talitha F Nabila, Seksi Humas Kelompok 71 KKN MAs 2022, Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros