Bupati Maros Chaidir Syam, usai membuka Santri Melek Literasi yang digelar Fatayat Nahdatul Ulama Maros. acara ini juga menghadirkan narasumber motivator Bachtiar Adnan Kusuma, Lory Hendrajaya dan Dr.Suardi, Jumat (5/8/2022)..

Nah, BAK juga mendorong setiap santri dan mahasiswa menyediakan waktu khusus setiap hari membaca buku minimal 25 meniti.

Sebab, kata suami dari Ani Kaimuddin yang alumni Ponpes DDI Mangkoso Angkatan 1995 ini, dengan membaca rutin setiap hari bisa memperluas horizon wawasan yang kuat. 

"Kalau setiap santri dan mahasiswa DDI membaca rutin, maka selanjutnya tidak sulit menulis buku. Caranya, katanya haruslah dijadikan kebiasaan membaca dan menulis agar menjadi gaya hidup santri dan mahasiswa STAI DDI Maros," katanya.

Di ujung ceramah best practise, BAK mengajarkan yel-yel salam literasi dan salam literasi digital kepada seluruh peserta. 

Seperti biasanya, BAK sebelum menutup ceramahnya, memberi tugas satu peserta dua tulisan yang ditugaskan khusus menulis tentang Perspektif Santri dan Mahasiswa STAI DDI Maros tentang Bupati Maros Chaidir Syam dan Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari yang ditekankan BAK untuk dijadikan sebuah buku.

Selain BAK sebagai pembicara motivasi pembuka, juga tampil pembicara lainnya yaitu Lory Hendrajawa, Dr. Suardi, dengan moderator Fatimah Achmad. (*)


Baca juga