Martha berhasil meraih gelar sarjana (S1) pendidikan pada tahun 1963.Martha sempat mengajar di almamaternya (IKIP Jakarta) sekitar tiga tahun.
Pindah ke Amerika SerikatMartha kemudian harus pindah ke Amerika Serikat (AS) karena mengikuti tugas belajar sang suami, Prof Dr Henry Alexis Rudolf Tilaar MSc. Saat suaminya belajar, Martha juga mendalami bidang kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana dan selesai pada tahun 1968.Martha sempat bekerja selama tiga tahun di Campus Beauty Salon, Universitas Indiana, AS. Setelah kembali dari Amerika Serikat, Martha mulai membuka usaha di bidang kecantikan.Pada tahun 1970, Martha Tilaar membuka salon kecantikan sendiri. Salon itu dibuka di garasi rumah dengan luas 6x4 meter persegi.Pengunjung mulai berdatangan. Nama-nama besar seperti Rahmi Hatta, Nelly Adam Malik dan ibu-ibu duta besar sering mampir ke salon di Jalan Tosari, Jakarta Pusat itu.Setelah 2 tahun bekerja, Martha memutuskan berkunjung ke pusat-pusat kecantikan di Eropa untuk memperdalam pengetahuannya.Setelah kembali dari Eropa, Martha mulai meracik dan mengolah kosmetik alami. Martha meramu kosmetik ini dari ilmu tentang ramuan dan jamu-jamuan untuk perawatan tubuh dari para orang tua dan lainnya. Pada 1972, Martha membuka salon kecantikan kedua dan mulai menawarkan perawatan kecantikan tradisional.Tahun 1977, Martha Tilaar bersama Theresia Harsini Setiady dan Bernard Pranata mendirikan perusahaan kosmetik dan jamu bernama PT Martina Berto. Perusahaan ini meluncurkan brand Sariayu sebagai produk kecantikan dan jamu modern.Salon di garasi rumah itu akhirnya menjadi cikal bakal lahirnya salah satu produk kosmetik yang dikenal di seluruh Indonesia. (*)