Ditambah perilaku buruk warga Israel yang menunggak tagihan dan berlaku tidak senonoh di tempat umum.Aksi protes warga Thailand ini dipimpin tokoh pergerakan ternama, Sondhi Limthongkul.Para pengunjuk rasa membawa sejumlah spanduk bertuliskan “Selamatkan Thailand”, “Thailand Tidak Untuk Dijual” dan “Ini Bukan Tanah Perjanjian”.Sondhi Limthongkul adalah mantan taipan media dan tokoh garis keras konservatif "Kaos Kuning" yang populer di Thailand.Sondhi Limthongkul dalam orasinya mengatakan, Thailand memiliki tradisi memberikan keramahan yang hangat kepada pengunjung asing."Namun, haus dipahami dengan jelas oleh kedutaan dan pemerintah Israel bahwa kemurahan hati warga Thailand tidak boleh disalahartikan sebagai kelemahan," tegasnya.Dia menuduh warga Israel ingin "menduduki" Thailand dan membangun komunitas mereka sendiri."Keramahan kami tidak sama dengan penyerahan diri terhadap eksploitasi, dan kesopanan bukanlah izin terbuka bagi siapa pun untuk bertindak tanpa hukuman di tanah kedaulatan kami," katanya.“Kesabaran rakyat Thailand telah mencapai batasnya,” tegasnya.Sondhi Limthongkul mendesak pemerintah Thailand mengambil “tindakan nyata” untuk memberantas bisnis ilegal dan penghinaan budaya lokal oleh warga Israel. Sebagai tanggapan, Kedutaan Besar (Kedubes) Israel mengatakan kepada Associated Press (AP) bahwa pihaknya merespons kekhawatiran warga Thailand dengan serius. Pihak kedutaan telah memberikan panduan praktis mengenai Thailand kepada komunitas Israel. (*)