Elpiji non subsidi jenis Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg turun harga mulai 15 Agustus 2926.

LITERASI-ONLINE.COM - Kabar baik bagi masyarakat Indonesia pada momen HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga elpiji atau LPG (Liquified Petroleum Gas) non subsidi Bright Gas.

Elpiji yang turun harga adalah ukuran 5,5 kg dan 12 kg, mulai berlaku Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Menurut VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, penurunan harga elpiji 5,5 kg dan 12 kg itu berdasarkan hasil evaluasi secara berkala. 

"Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku," jelas Kitty Andhora, dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026). 

Elpiji 5,5 kg mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.000 per tabung.

Sementara Elpiji ukuran 12 kg turun Rp 2.000 per tabung. 

Misalnya di Jakarta, harga elpiji 5,5 kg sebelumnya Rp 103.000 per tabung, turun menjadi Rp 102.000. 

Elpiji ukuran 12 kg yang semula Rp 220.000 per tabung, turun menjadi Rp 218.000. 

Catatan: Harga Elpiji bisa berbeda di setiap daerah, karena pengaruh beberapa faktor.

Rincian Harga Se-Indonesia

Sesuai informasi di laman resmi Pertamina Patra Niaga, berikut ini rincian harga Elpiji di berbagai provinsi Indonesia: 

Aceh 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 106.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 220.000

Sumatera Utara 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 106.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 220.000

Sumatera Barat 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 106.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 220.000 

Riau 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 106.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 220.000

Kepulauan Riau 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 106.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 220.000 

Free Trade Zone (FTZ) Batam 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 95.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 198.000 

Jambi 

Harga elpiji 5,5 kg: Rp 106.000 

Harga elpiji 12 kg: Rp 220.000 


Baca juga