LITERASI-ONLINE.COM - Kesempatan bagi lulusan SMA sederajat yang ingin kuliah gratis dan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), melalui sekolah kedinasan 2026. Tahun ini, pemerintah membuka 4.770 formasi atau kuota untuk CPNS melalui pendaftaran sekolah kedinasan 2026 jalur pola pembibitan. Jumlah kuota 4.770 mahasiswa (taruna/taruni) baru itu diumumkan pada Jumat (14/8/2026) melalui website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Rencananya, pendaftaran seleksi sekolah kedinasan 2026 dibuka mulai 18 Agustus sampai 30 Agustus. Menteri PANRB, Rini Widyantini, berpesan kepada putra-putri Indonesia yang bercita-cita masuk sekolah kedinasan untuk menyiapkan diri sebaik mungkin. “Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” jelas Menteri Rini, Rabu (12/8/2026), dilansir dari situs
https://www.menpan.go.id.Jumlah kuota tahun 2026 ini naik dibandingkan 2025 lalu yang totalnya 3.257 formasi. Pendaftaran dilakukan melalui situs Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di laman sscasn.bkn.go.id. Seperti tahun sebelumnya, metode seleksi sekolah kedinasan tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT). "CAT terbukti menghilangkan praktik curang dalam seleksi CASN seperti ‘titipan orang dalam’, joki, dan lain sebagainya," tulis Kementerian PANRB, Jumat (14/8/2026).Dengan metode CAT, maka hasil akhir ditentukan oleh kemampuan masing-masing individu.Menteri Rini mengingatkan agar pendaftar mengikuti seleksi dengan baik dan hasil akhir ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta. “Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas menteri. Kepada para orangtua, Menteri Rini berpesan agar mendukung putra-putri yang ingin mendaftar ke sekolah kedinasan. Menurutnya, motivasi dari dalam rumah akan membantu anak-anak berkompetensi secara sehat.
Tahapan SeleksiTahapan seleksi dimulai dari seleksi administrasi.Pendaftar yang lolos seleksi administrasi berhak ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).SKD dijadwalkan terlaksana pada September 2026. Terdapat 3 materi utama Tes SKD, yakni:1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)