Mobil pick up yang ditumpangi mahasiswa KKN Unhas di Kabupaten Bantaeng alami kecelakaan. (foto: istimewa)

Hasil foto x-ray menunjukkan 2 orang alami keseleo kaki, dan 1 orang terindikasi fraktur di paha.

Pada pukul 21.45 WITA, Koordinator DPK Dr. Putri F. Nurdin, yang terus mendampingi korban sejak siang hari mengabarkan perkembangan hasil observasi dokter dan tim medis RS Anwar Makkatutu.

Sebanyak 10 mahasiswa telah dapat dipulangkan pada malam harinya.

Sementara 2 mahasiswa lainnya sebenarnya sudah diperbolehkan untuk pulang.

Namun, Dr. Putri meminta agar mereka diperkenankan untuk istirahat di RS, berhubung keduanya sementara tertidur pulas. Ia akan menjemput kedua mahasiswa itu saat pemulangan ke Makassar pada Jumat (14/8).

Kepala Sub Direktorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat Universitas Hasanuddin, Dr. Suleha Thamrin, SP, M.Si, sebagai Pengelola KKN Unhas menyampaikan apresiasi kepada respon cepat dari DPK KKN di lokasi. 

Ia berharap para mahasiswa dapat terus hati-hati dalam melaksanakan aktivitas di penghujung masa KKN.

Kegiatan KKN Unhas Gelombang 116 memasuki masa akhir. 

Baca: Helikopter Serang Apache Jatuh, 2 Tentara Amerika Serikat Tewas

Penutupan KKN dan penarikan mahasiswa dari lokasi berlangsung secara bertahap, sejak Rabu, 12 Agustus 2026 hingga Sabtu, 15 Agustus 2026.  

Untuk Kabupaten Bantaeng, penarikan mahasiswa KKN akan berlangsung tanggal 14 Agustus 2026, bersamaan dengan penarikan dari lokasi Pinrang, Gowa, Maros, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Toraja Utara.(*)



Baca juga