Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia yang menyebabkan 1.575 bangunan rusak. (foto: Anadolu Agency)

LITERASI-ONLINE.COM - Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) pagi waktu setempat. 

Episentrum gempa berada di dekat wilayah administratif San Jose del Palmar di District Choco. 

Guncangan gempa terasa di sebagian besar wilayah kota-kota di Kolombia.

Bahkan terasa hingga ke negara-negara tetangga, yakni Venezuela, Ekuador, dan Panama.

Informasi awal dari otoritas Kolombia menyebutkan, gempa dahsyat ini merusak 1.575 bangunan tempat tinggal dan 61 di antaranya hancur total. 

Bangunan yang mengalami kerusakan mencakup 18 fasilitas kesehatan, 52 institusi pendidikan, 18 ruas jalan, dan tujuh bandara.

Menurut jaringan televisi Caracol, situasi terparah terjadi di daerah Pereira dan wilayah lain di kawasan Coffee Axis, serta di District Valle del Cauca dan Choco.

Data terbaru, jumlah korban tewas mencapai 132 orang dan korban luka 570 orang.

Data korban jiwa dan luka masih terus diperbarui, seiring berlanjutnya upaya penyelamatan.

Pusat gempa di wilayah Choco, berjarak sekitar 280 km dari Bogota (ibu kota Kolombia).

Getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah negara itu, seperti di Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.

Data terbaru jumlah korban jiwa dan terluka ini berdasarkan laporan Asosiasi Kota-kota Kolombia, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (11/8/2026).

Menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS, gempa terjadi pada Senin (10/8) pagi, sekitar pukul 07.34 waktu setempat. 

Pusat gempa tercatat di kedalaman 107 kilometer, dengan titik episentrum di wilayah berjarak sekitar 5 kilometer sebelah timur Kota San Jose del Palmar.

Setelah itu, terjadi gempa susulan berkekuatan Magnitudo 5 pada pukul 08.18 waktu setempat.


Baca juga