Tim PKM Unhas menggelar pelatihan untuk pelaku UMKM di Aula Kantor Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Lebih lanjut, Baginda menambahkan, pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengurangi ketergantungan pada layanan produksi konten eksternal. Keterampilan tersebut juga memberi ruang bagi pelaku usaha mengelola promosi produk secara lebih mandiri.

Sebagai tindak lanjut workshop, Tim Pengabdian Unhas menyerahkan sejumlah peralatan untuk mendukung branding dan promosi produk UMKM.

Tim juga meluncurkan website umkmminasaupa.id sebagai media digital untuk memperkenalkan Kelompok UMKM Wanita Tangguh beserta produk-produknya kepada masyarakat yang lebih luas.

Kepala Desa Minasa Upa, Rusman, S.Sos., menyambut baik program pendampingan tersebut. 

“Kami berharap pendampingan ini dapat mendorong ibu-ibu pelaku UMKM di Desa Minasa Upa semakin kreatif, mandiri, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas,” jelas Rusman.

Program ini memperkuat kapasitas perempuan pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, yang juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 5 tentang Kesetaraan Gender, SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Adapun tim pengabdian yang ikut terlibat, yakni:

Ketua : Ir. Baginda Hamzah, S.T., M.B.A. 

Anggota

- Dr. Ibriati Kartika Alimuddin, S.E., M.Si., Universitas Hasanuddin

- Andi Jamiati Paramita, S.T., M.T. Institut Teknologi dan Bisnis Kalla 

(*/tim/mir)


Baca juga