Grup band asal Inggris, Massive Attack, mengibarkan bendera Palestina saat konser di Singapura.
Saat ini, personel band itu adalah Robert “3D” Del Naja dan Grant “Daddy G” Marshall.Dua personel lainnya, Andrew Vowles dan Adrian Thaws, telah keluar pada 1999 dan 2016. Dalam kiprahnya di dunia musik, band ini memenangkan sejumlah penghargaan.Antara Brit Award untuk Penampilan Dansa Inggris Terbaik pada 1996 dan Ivor Novello untuk Kontribusi Luar Biasa terhadap Musik Inggris pada 2009. Selama ini, para personel Massive Attack sangat menentang tindakan militer Israel di Gaza, Palestina. Pada April lalu, vokalis Robert Del Naja ditangkap polisi karena dicurigai menunjukkan dukungan kepada organisasi terlarang.Penyebabnya, ia menghadiri protes massal menentang pelarangan Palestine Action di pusat kota London. Personel band ini juga menandatangani surat terbuka yang menyerukan para penggemar Eurovision untuk memboikot kontes 2026, karena panitia mengundang perwakilan Israel. Personel band ini aktif menentang tindak kekerasan dan isu sosial lainnya.Setelah di Singapura, Massive Attack akan melajutkan turnya di Korea Selatan (Korsel) dan Australia. (*)
Baca juga