Tim PHARMACOUNT dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

Proses lahirnya RICEVA juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu. 

Humairah menjelaskan bahwa tim melakukan studi literatur, analisis pasar, penyusunan model bisnis, hingga analisis kelayakan usaha. 

"Tantangan terbesar adalah mengintegrasikan aspek kesehatan, inovasi produk, dan strategi bisnis ke dalam satu proposal yang komprehensif. Kolaborasi antara mahasiswa Farmasi dan Akuntansi menjadi kekuatan utama dalam menyusun solusi yang tidak hanya layak secara ilmiah, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk komersial," kata Humairah.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si., IPM, menjelaskan bahwa keberhasilan Tim PHARMACOUNT adalah bukti inovasi mahasiswa berbasis riset.

"Inovasi ini menjawab persoalan sehari-hari yang dihadapi masyarakat, yang dibangun dengan basis ilmiah sebagai hasil riset yang kuat," kata Prof. Suhasman.

Bagi Tim PHARMACOUNT, kompetisi bukan sekedar ajang meraih prestasi. Pengalaman tersebut merupaakn ruang belajar untuk menguji gagasan, membangun kolaborasi lintas bidang, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan kewirausahaan.

Inovasi RICEVA mengantarkan Tim PHARMACOUNT meraih Juara III pada Business Plan Competition dalam Lokakarya Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Wilayah Timur 2026. Kompetisi diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana, di The Patra Bali Resort & Villas, Bali, pada 23 Juli 2026. 

Kegiatan kompetisi diawali dengan seleksi proposal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia sebelum para finalis mempresentasikan gagasannya di hadapan dewan juri.

Tim PHARMACOUNT Unhas:

1. Humairah Afifah (Farmasi 2023), 

2. Afiya Nahda Hesa (Farmasi 2024), 

3. Artika Sari Supardy (Akuntansi 2024) 

4. Adinda Yulia (Akuntansi 2024)

Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Herlina Rante, S.Si., M.Si., Apt. (*/kmhs)



Baca juga