(Baznas Kota Makassar menyalurkan bantuan makanan melalui program Jumat Berkah kepada peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan SMP dan SMA Al-Muttaqiem Makassar, Jumat (31/7/2026).
LITERASI-ONLINE.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar menyalurkan bantuan makanan melalui program Jumat Berkah kepada peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan SMP dan SMA Al-Muttaqiem Makassar, Jumat (31/7/2026). Bantuan tersebut diterima di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Sultan Abdullah I, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.Rombongan Baznas Kota Makassar dipimpin Anggota Komisioner Dr H Abdul Aziz Ilyas, M.Pd. Kehadiran Baznas disambut jajaran pimpinan sekolah sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan di sekolah swasta.Kepala SMA Al-Muttaqiem Makassar, Muhammad Rais Samad, SPi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas Kota Makassar yang telah memilih sekolahnya sebagai penerima program Jumat Berkah."Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Makassar atas perhatian dan kepeduliannya kepada peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan di SMP dan SMA Al-Muttaqiem. Kehadiran Baznas merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kota Makassar terhadap sekolah swasta," ujar Rais kepada media, Jumat (31/7).Menurut Rais, bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada program Jumat Berkah semata, tetapi dapat berkembang dalam bentuk program pemberdayaan pendidikan yang berkelanjutan."Kami berharap Baznas Kota Makassar terus memberikan perhatian kepada sekolah swasta melalui berbagai program yang dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan warga sekolah," katanya.Di tengah keterbatasan sebagai sekolah swasta, SMA Al-Muttaqiem terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada tahun ajaran 2025/2026, sekolah tersebut meluluskan 61 siswa, dengan sejumlah alumni melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.Prestasi yang paling membanggakan, kata Rais, adalah diterimanya lima lulusan di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, dalam tiga tahun terakhir. Keberhasilan itu didukung pembelajaran Bahasa Arab yang menjadi salah satu program unggulan sekolah.Saat ini SMA Al-Muttaqiem memiliki 112 peserta didik yang dibimbing oleh 11 tenaga pendidik, delapan di antaranya telah memiliki sertifikat pendidik. Sekolah juga menjadi mitra praktik mengajar dan praktik kerja lapangan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.Selain meningkatkan mutu akademik, sekolah terus mengembangkan pembinaan karakter melalui kegiatan olahraga, pendidikan keagamaan, serta sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.Dalam penerimaan peserta didik baru, SMA Al-Muttaqiem juga menerapkan pendekatan door to door, yakni mengunjungi rumah calon siswa untuk membangun komunikasi dengan orang tua sekaligus memahami kondisi sosial ekonomi keluarga.Rais menilai pendidikan yang berkualitas membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga filantropi seperti Baznas."Kolaborasi yang baik antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah akan semakin memperkuat upaya mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing," ujarnya. (*)
Baca juga