KPK
Saat ditangkap, Rizal sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat.Penangkapan pejabat Bea Cukai ini menjadi OTT ke-5.Pada OTT ke-6, tim KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan.Sepanjang Maret 2026, KPK tercatat melakukan tiga kali OTT.Masing-masing Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Pada April 2026, KPK mengamankan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam OTT ke-10. Sepanjang Mei 2026, tidak ada operasi senyap dari KPK.Memasuki Juni 2026, KPK kembali melakukan OTT.Dalam kaitan ini, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, menyerahkan diri ke KPK.Selanjutnya, KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12.KPK juga mengamankan ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam OTT ke-13.Pada OTT ke-14 KPK, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.Pada Juli 2026, KPK berturut-turut mengamankan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim (OTT ke-15) dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani (OTT ke-16).Kemudian Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, dalam OTT ke-17.Pada OTT terbaru atau yang ke-18, KPK menangkap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. (*)
Baca juga