Wali Kota Temoac, Valentín Lavín Romero.

LITERASI-ONLINE.COM - Nasib nahas menimpa seorang wali kota di Meksiko.

Wali Kota Temoac, Valentín Lavín Romero, tewas ditembak oleh dua pria bersenjata di dalam kantornya pada Rabu (22/7/2026) waktu setempat. 

Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan kelompok kriminal terorganisir yang menargetkan para pejabat daerah di Meksiko.

Beberapa bulan sebelumnya, Lavín Romero selamat dari upaya pembunuhan.  

Anadolu Agency melansir, korban Valentin Lavin secara politik berafiliasi dengan partai kiri pimpinan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum.  

Kota Temoac berada di Negara Bagian Morelos.

Letaknya tidak jauh dari Mexico City, kawasan yang selama ini dikenal sebagai wilayah operasi sejumlah kartel narkoba. 

Menurut keterangan pihak kantor kejaksaan negara bagian Morelos, polisi menemukan jenazah Lavin di dalam gedung pemerintahan Kota Temoac. 

Petugas kepolisian sudah mengidentifikasi dan mengejar pelaku penembakan. 

Sebelum insiden berdarah ini, Lavin juga menjadi sasaran serangan orang bersenjata pada Januari 2026.

Ketika itu, Lavin lolos dari maut. 

Berdasarkan data resmi, hingga tahun 2026 ini, tercatat 100 pejabat daerah di Meksiko, termasuk wali kota, yang tewas karena kekerasan kelompok kriminal terorganisir dan bersenjata.

Sebagian besar aksi kekerasan dari kelompok kriminal bersenjata itu terkait perdagangan narkoba.

Khusus tahun 2026 ini, tercatat tiga kasus wali kota tewas di Meksiko karena serangan kelompok kriminal terorganisir. (*) 


Baca juga