Petugas keamanan menangkap Andrew Arrabaca yang membakar bagian luar gedung federal di New York, Amerika Serikat.
LITERASI-ONLINE.COM - Polisi menangkap seorang mantan tentara Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/7) waktu setempat.Pria ini ditangkap karena memicu kebakaran di luar gedung Federal di New York, AS. Tindakan berbahaya itu sebagai bentuk protes terkait kebijakan imigrasi Presiden AS, Donald Trump.AFP memberitakan, pelaku diidentifikasi bernama Andrew Arrabaca.Pria berusia 43 tahun ini pernah mengabdi sebagai tentara Angkatan Darat (AD) AS. Dalam aksinya, Andrew Arrabaca menuangkan bahan bakar di luar blok perkantoran Manhattan, New York, lalu menyulut dengan korek api.Selain menuangkan bensin, ia juga menyalakan kembang api. Otoritas setempat mengatakan, dua pegawai pemerintah dan satu warga sipil menderita luka ringan dalam insiden itu.Lokasi yang berusaha dibakar pelaku adalah kantor Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) AS.Menurut Komisaris Departemen Kepolisian Kota New York, Jessica Trisch, sebuah tanda bertuliskan "ICE off our street" ditemukan pada kendaraan yang digunakan pelaku di lokasi kejadian.Dalam beberapa bulan terakhir, kebijakan Donald Trump menertibkan para imigran menuai protes warga.Apalagi petugas federal (ICE) dinilai bertindak represif yang memicu beberapa kali unjuk rasa besar-besaran di berbagai kota di AS.Kemarahan warga memuncak setelah dua wanita tewas dalam penertiban yang dilakukan petugas ICE. Bawa Tiga Pisau Dalam keterangan terpisah, Selasa (21/7), pihak FBI di New York menyebut Andrew Arrabaca datang dengan niat buruk.
Baca juga