Letnan Jenderal (Purn) Gadi Eisenkot

"Kita akan membuka babak baru dan jauh lebih baik dalam sejarah Israel. Kita akan menulisnya bersama," tambah Eisenkot, seperti diberitakan  The Times of Israel, Rabu (1/7/2026).

Eisenkot berjanji akan menjadi pemimpin yang "mempersatukan"  dan menjadi perdana menteri untuk semua warga negara Israel.

Tanpa menyebut nama Netanyahu secara langsung, Eisenkot menyebut ada pihak yang menabur perpecahan dan melangkah maju dengan cara yang bertentangan dengan kepentingan nasional.

Menurut Eisenkot, hal itu merupakan tamparan bagi warga Israel yang bekerja, melayani, dan bersedia mengorbankan nyawa mereka untuk tanah air. 

Ia menilai, pemerintahan saat ini hanya memecah belah rakyat.

"Kita memiliki kewajiban untuk mengakhiri kegilaan (pemerintahan)ini," katanya.

"Kita akan mengganti kepemimpinan yang tanpa visi dan strategi," tegas Eisenkot. (*)


Baca juga