Tim penyelamat bekerja keras mencari korban yang tertimbun reruntuhan bangunan karena gempa yang melanda Venezuela. (Getty Images).

 

Dalam keterangan terpisah, Kepala Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyebutkan tercatat 1.520 orang mengalami luka-luka akibat gempa dahsyat itu.

Sedikitnya 200 orang dilaporkan masih terjebak reruntuhan bangunan.

Jumlah korban meninggal dan terluka kemungkinan besar terus bertambah.

Sebab, sesuai data sementara, 250 buah bangunan mengalami kerusakan parah atau hancur.

Bangunan yang hancur antara delapan rumah sakit, kantor pusat Palang Merah Venezuela, dan Kedutaan Besar Prancis.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, melaporkan bahwa sekitar 70.000 keluarga di negara bagian La Guaira terdampak oleh gempa. 

La Guaira yang terletak di wilayah pesisir dan berbatasan dengan Kota Caracas, menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah.

Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, telah menetapkan keadaan darurat.

Delcy Rodriguez menggantikan posisi Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang ditangkap militer Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, bandara utama Venezuela yang berada di wilayah Caracas masih ditutup. (*)


Baca juga