Wakil Presiden Amerika Serikat, DJ Vance
LITERASI-ONLINE.COM - Kesepakatan damai antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat pejabat Israel marah.Beberapa pejabat dalam kabinet pemerintahan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengkritik langkah diplomasi Presiden AS, Donald Trump.Serangan pejabat pemerintah Israel kepada Trump mengundang reaksi keras darii Wakil Presiden AS, DJ Vince.Dalam pernyataan terbuka, Wapres DJ Vince memperingatkan pejabat pemerintah Israel agar berhati-hati dalam mengkritik Presiden Donald Trump.DJ Vince mengingatkan, saat ini Donald Trump satu-satunya pemimpin dunia yang masih menjadi pendukung kuat Israel.Sebaliknya, sebagian besar pemimpin dunia, termasuk di Eropa, justru menjauhi Israel. DJ Vance menyoroti kritik sejumlah pejabat Israel terhadap kesepakatan damai AS-Iran dan menyerang Trump secara pribadi. “Kalian telah melihat orang-orang di dalam kabinet Netanyahu menyerang kesepakatan (damai) itu. Bahkan dalam beberapa hal menyerang Presiden Amerika Serikat secara pribadi,” kata DJ Vance kepada wartawan dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026) waktu setempat, seperti diberitakan The Telegraph.DJ Vance menegaskan, sikap pejabat Israel itu tidak bijaksana. Bahkan bisa merugikan Israel.Sebab, saat ini Donald Trump satu-satunya pemimpin negara yang masih memberikan dukungan besar kepada Israel. “(Donald) Trump satu-satunya kepala negara di seluruh dunia yang bersimpati kepada bangsa Israel pada saat ini," tegas DJ Vance. Karena itu, ia memperingatkan pemerintah Israel agar tidak memperburuk hubungan dengan pemerintah AS.
Baca juga